Part 17: “Dari Disebut ‘Gila’ Menjadi ‘Istimewa’: Cerita Saya di Hari Bipolar Sedunia”
Tanggal 30 Maret selalu punya makna yang berbeda bagi saya. Hari ini adalah Hari Bipolar Sedunia (World Bipolar Day) dan untuk pertama kalinya, saya benar-benar merasakannya bukan sekadar peringatan, tapi sebagai pelukan. Sebagai penyandang disabilitas mental dengan Gangguan Bipolar , perjalanan saya tidak selalu mudah. Ada hari-hari ketika saya merasa sangat kuat, penuh energi, bahkan seperti bisa melakukan apa saja. Tapi di hari lain, semuanya terasa runtuh, lelah yang tidak terlihat, sedih yang sulit dijelaskan, dan pikiran yang terasa begitu sempit. Saya pernah berada di fase manik, bahkan dengan gejala psikotik. Di saat itu, dunia terasa begitu cepat, pikiran melompat-lompat, dan realitas terasa kabur. Lalu di waktu lain, saya jatuh ke titik yang sangat rendah, di mana bangun dari tempat tidur saja terasa seperti perjuangan besar. Namun hari ini… berbeda. Hari ini, saya merasa tidak sendiri. Mengapa 30 Maret? Tanggal ini dipilih untuk memperingati hari lahi...